Selasa, 08 November 2011

Edition perdana "BUMI"



Fenomena bumi mengeliat akhir-akhir ini sering dirasakan oleh penduduk di sebagian besar wilayah Indonesia. Peristiwa alam ini seakan menjadi makanan sehari-hari bagi warga yang tinggal di daerah rawan gempa. Sejak pertengahan September hingga akhir Oktober, terdeteksi puluhan kali gempa yang terjadi di berbagai belahan bumi Indonesia.
Gempa terbesar mengguncang perairan Maluku pada sabtu, 24 Oktober 2009 sekitar pukul 21.40 WIB. Kekuatan gempa tersebut mencapai 7,3 skala richter, sungguh angka yang fantastis. Gempa-gempa berskala besar lainnya juga terjadi di zona-zona rawan gempa, antara lain di wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Papua.
Tidak hanya gempa, bencana alam lainnya juga kerap melanda daratan dan perairan Indonesia. Bencana tersebuut antara lain tsunami, tanah longsor, angin topan, banjir bandang, badai dan berbagai bencana lainnya. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian baik Psikis maupun materiil yang sangat besar.
Dari segi materi, banyak bangunan yang hancur dan rusak parah, terputusnya jalan penghubung antar wilayah, rusaknya jembatan yang melintang diatas sunga, banyak pohon tumbang, aliran listrik terputus, terganggunya sistem komunikasi, serta berbagi macam kerugian materiil lainnnya. Sedangkan dari segi Psikis, timbulnya berbagai gangguan Psikis di antaranya perasaan tidak aman, stress, trauma, phobia, gangguan Psikomatis, depresi maupun gangguan-gangguan Psikis lainnya.
Pada dasarnya, bencana alam yang terjadi tidak lepas dari campur tangan manusia, kekuasaan yang Allah berikan kepada manusia, seringkali disalahgunakan untuk meningkatkan keuntungan pribadi tanpa upaya untuk melestarikan alam. Manusia mengeruk kekayaan alam tanpa batas, membabat hutan yang merupakan paru-paru dunia dan berbagai wujud keserakahan manusia lainnya. Akibatnya, bumi menjadi marah, bencana terjadi dimana- mana, sehingga manusia pun harus menerima segala konsekuensi dari perbuatan yang dilakukannya.
Saat ini, hal yang dapat kita laksanakan adalah menjaga lingkungan kita tetap bersih dengan membuang sampah di tempat sampah, mendaur ulang sampah, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, menanam tumbuhan lebih banyak, serta bermacam hal lainnya. Semoga bumi kita kembali ramah. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar