Fenomena
bumi mengeliat akhir-akhir ini sering dirasakan oleh penduduk di
sebagian besar wilayah Indonesia. Peristiwa alam ini seakan menjadi
makanan sehari-hari bagi warga yang tinggal di daerah rawan gempa.
Sejak pertengahan September hingga akhir Oktober, terdeteksi puluhan
kali gempa yang terjadi di berbagai belahan bumi Indonesia.
Gempa
terbesar mengguncang perairan Maluku pada sabtu, 24 Oktober 2009
sekitar pukul 21.40 WIB. Kekuatan gempa tersebut mencapai 7,3 skala
richter, sungguh angka yang fantastis. Gempa-gempa berskala besar
lainnya juga terjadi di zona-zona rawan gempa, antara lain di wilayah
Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Papua.
Tidak
hanya gempa, bencana alam lainnya juga kerap melanda daratan dan
perairan Indonesia. Bencana tersebuut antara lain tsunami, tanah
longsor, angin topan, banjir bandang, badai dan berbagai bencana
lainnya. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian baik Psikis maupun
materiil yang sangat besar.
Dari
segi materi, banyak bangunan yang hancur dan rusak parah, terputusnya
jalan penghubung antar wilayah, rusaknya jembatan yang melintang
diatas sunga, banyak pohon tumbang, aliran listrik terputus,
terganggunya sistem komunikasi, serta berbagi macam kerugian materiil
lainnnya. Sedangkan dari segi Psikis, timbulnya berbagai gangguan
Psikis di antaranya perasaan tidak aman, stress, trauma, phobia,
gangguan Psikomatis, depresi maupun gangguan-gangguan Psikis lainnya.
Pada
dasarnya, bencana alam yang terjadi tidak lepas dari campur tangan
manusia, kekuasaan yang Allah berikan kepada manusia, seringkali
disalahgunakan untuk meningkatkan keuntungan pribadi tanpa upaya
untuk melestarikan alam. Manusia mengeruk kekayaan alam tanpa batas,
membabat hutan yang merupakan paru-paru dunia dan berbagai wujud
keserakahan manusia lainnya.
Akibatnya, bumi menjadi marah, bencana terjadi dimana- mana, sehingga
manusia pun harus menerima segala konsekuensi dari perbuatan yang
dilakukannya.
Saat
ini, hal yang dapat kita laksanakan adalah menjaga lingkungan kita
tetap bersih dengan membuang sampah di tempat sampah, mendaur ulang
sampah, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, menanam tumbuhan
lebih banyak, serta bermacam hal lainnya. Semoga bumi kita kembali
ramah. Amiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar